Home > Kesehatan

1.    Kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan KB Mimika

  • Klinik Tsinga dan Aroanop Dibangun oleh PT Freeport Indonesia pada tahun 2004 dan diserahkan pengelolaannya ke LPMAK pada 10 Januari 2005. Dalam pelayanaan, LPMAK bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika. LPMAK mendukung biaya operasionalnya dan Dinas Kesehatan menempatkan petugas kesehatan dikedua klinik tersebut.
  • Ikut mendukung pelatihan bagi 29 orang Kader Posyandu dan 20 orang Dukun  terlatih.
  • Penyuluhan Kesehatan kepada masyarakat dan Pembina asrama pelajar, dari 8 sesi telah mengikutsertakan 216 orang.
  • Mendukung kegiatan di empat puskesmas untuk pemberian makanan tambahan (PMT) pada setiap kegiatan Posyandu.Kunjungan bersama dalam rangka pelayanan kesehatan terintegrasi untuk penanganan wabah, Posyandu, Imunisasi, KIA (Kesehatan Ibu dan Anak dan pelayanan medis dasar dan pengobatan massal dilakukan di beberapa kampung antara lain : Bella, Alama, Ngin, Fanamo, Omawita, Ohotya.
  • Penjemputan pasien emergency dari kampung-kampung terpencil di pedalaman, dengan kondisi alam dan wilayah yang sulit maka akses menuju kampung-kampung ini hanya bisa dilalui dengan transportasi udara. Kami menggunakan jasa Helicopter Airfast, yang dicarter pergi pulang setiap kali evakuasi pasien

2.    Kerjasama dengan lembaga mitra lain

  • Kerja sama dengan LITBANG-KES-Depkes RI dan Menzies School of Health research Australia untuk penelitian  obat terbaru malaria.Kerja sama dengan Yayasan Charitas Timika (YCT) untuk pencegahan penyakit malaria, dalam hal ini LPMAK menyediakan dana dan fasilitas transportasi.
  • Kerja sama dengan Komisi penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Mimika untuk penanggulangan HIV AIDS.
  • Bersama Departemen PHMC (Public Health Malaria Control) PTFI, kami mendukung pendanaan bagi pelayanan kesehatan di klinik Paomako, termasuk di Klinik Paomako, termasuk obat-obatan dan peralatan untuk klinik TB (Tuberculosis) dan klinik kesehatan Reproduksi PHMC yang beralokasi di Puskesmas Kwamki Baru, Timika.
  • Yayasan Spritia Jakarta, kami melakukan training bagi 18 ODHA agar mereka mampu dan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.