Home > Articles > UNIPA Resmi Menutup KKN Mahasiswa
Kerjasama UNIPA-LPMAK

Wakil Rektor Universitas Negeri Papua (UNIPA) Manokwari, DR Selvi Tebay, P.Si, M.Si (memegang tifa) didampingi dosen pendamping dan para mitra LPMAK ketika resmi menutup kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) Mahasiswa UNIPA di Kabupaten Mimika, periode tahun akademik 2016/2017. (bobi/LPMAK/agustus 2016)

Wakil Rektor Universitas Negeri Papua (UNIPA) Manokwari, DR Selvi Tebay, P.Si, M.Si resmi menutup kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) Mahasiswa UNIPA di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, periode tahun akademik 2016/2017.

Mewakili akademisi UNIPA, Doktor Selvi Tebay mengatakan, pihaknya resmi menutup kegiatan KKN Mahasiswa UNIPA yang tersebar di Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua.

“Tahun ini, mahasiswa KKN UNIPA sebanyak 350an, tersebar di 8 mitra UNIPA di 4 Kabupaten di Provinsi Papua Barat dan 3 kabupaten di Provinsi Papua. Mereka tersebar di 53 kampung, termasuk 10 kampung di Mimika,” ungkap Wakil Rektor UNIPA bidang perencanaan dan kerjasama itu, Kamis (18/8).

Lanjutnya, pihaknya secara resmi menutup kegiatan KKN melalui diseminasi hasil kegiatan para mahasiswa tersebut. “Hampir seluruh di Papua Barat dan Papua, pada hari (Kamis) dan tanggal yang sama menutup kegiatan para mahasiswa KKN. Hanya di Timika yang dihadiri oleh pihak rektorat UNIPA. Sedangkan Diseminasi hasil kegiatan KKN Mahasiswa di tempat lain dihadiri oleh dosen dan pihak fakultas masing-masing,” jelasnya.

Di Mimika, para mahasiswa KKN berjumlah 10 orang praktek di Distrik Tembagapura. Diantaranya, Kampung Aroanop 4 mahasiswa, Waa-Banti 2 mahasiswa, serta Kampung Tsinga meliputi Bebilawak dan Doli 4 mahasiswa. “Jadi 10 mahasiswa KKN di dataran tinggi Mimika, tidak bisa kerja maksimal. Ada kendala dan belum tentu memuaskan para pihak kepentingan,” kata Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan kerjasama UNIPA itu, sekaligus mengakui kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama LPMAK, PT Freeport Indonesia dan peran Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

Beragam kendala dan tantangan dihadapi para mahasiswa tersebut. UNIPA Manokwari, kata Wakil Rektor, KKN dikerjakan para mahasiswa sesuai aturan dan program akademik di kampus negeri berumur 15 tahun tersebut.

“Kegiatan KKN Mahasiswa UNIPA di Mimika tahun ini (2016) berbeda dengan mahasiswa KKN di tempat lain,” kata Pejabat baru UNIPA menutup kegiatan diseminasi hasil kegiatan KKN Mahasiswa UNIPA di Kabupaten Mimika.

Lanjutnya, “di tempat lain, mahasiswa KKN yang kami kirim tahun ini, mereka masih kembali untuk isi Kartu Rencana Studi (KRS) dan sebagainya. Tapi di Mimika, selama 2 bulan KKN, mereka tidak bisa kembali, mengabdi di kampung,” jelasnya membandingkan kondisi geografis dan tantangan alam. (willem bobi)

 

Save

Save

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*