Bantuan Dana untuk LEMASKO dan LEMASA

LPMAK Timika – Papua | 31 August 2018


Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) Timika, Kabupaten Mimika, Papua, memberikan bantuan berupa dana kepada dua institusi adat suku asli Mimika yaitu Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa) dan Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko).

Pemberian dukungan dana bagi dua lembaga adat tersebut ditandai dengan penandatangan kerja sama antara LPMAK dan dua lembaga tersebut di Timika, beberapa waktu lalu.

Sekretaris Eksekutif LPMAK Abraham Timang mengatakan bantuan yang diberikan masing-masing kepada dua lembaga tersebut sebesar Rp 15 miliar.

Dana tersebut akan diberikan da-lam dua termin yaitu pertama sebanyak Rp7,5 miliar untuk periode Januari – Juni. Sedangkan sisanya diberikan pada termin kedua setelah dua lembaga tersebut menyerahkan laporan program dan laporan penggunaan dana kepada LPMAK.

Selain itu LPMAK sebagai pi-hak yang memberikan bantuan dukung-an dana dalam rangka pendanaan pro-gram kerja dan operasional ju-ga harus dilibatkan dalam moni-toring pelaksanaan program ke-dua lembaga adat tersebut.

Abraham mengatakan bahwa kerja sama serupa bukanlah yang pertama kali melainkan sudah terjalin beberapa tahun sebelumnya. Ia juga menga-kui bahwa dana bantuan LPMAK tersebut kepada dua lembaga itu relatif menurun sesuai dengan alokasi anggaran PT Freeport Indonesia kepada LPMAK melalui program CSR-nya.

Berkurangnya dana yang diberikan oleh Freeport menurut Abraham bukan saja berpengaruh kepada dana untuk kedua lembaga tersebut melainkan juga terhadap LPMAK sendiri sehinggaa pada Maret 2017 terpaksa mengurangi sejumlah program ter—masuk memangkas sebanyak 73 karyawan.

Kendati demikian Abraham berha-rap agar dengan dana yang sedikit ter-sebut dapat digunakan dengan maksimal sehingga program-program yang telah direncakanan oleh Lemasko dan Lemasa dapat berjalan dengan baik.

Selain itu sebagai Sekretaris Eksekutif, Abraham berharap terjalinnya koordinasi yang baik antara LPMAK dengan semua lembaga mitra sebab da-lam hal ini semuanya mengemban tanggung jawab yang sama yaitu pengembangan masyarakat terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. (antara/miskan)



Radio Online LPMAK
Media Sosial Kami
Twitter LPMAK

LPMAK Fanpage

SEJARAH KAMI

Pemerintah Provinsi Irian Jaya dan PT Freeport Indonesia (PTFI) pada bulan April 1996, memprakarsai suatu rencana pembangunan di kawasan operasi perusahan dengan sasaran utama pada sejumlah Kampung asli Amungme dan Kamoro di seputar kota Timika.

Rencana tersebut tidak berjalan mulus, hingga terbentuklah Program Pengembangan Masyarakat Timika Terpadu (PWT2) yang cakupannya lebih luas meliputi warga suku Amungme dan suku Kamoro serta kekerabatan lima suku yang berdomisili di Mimika.

Lembaga PWT2 telah mengelola Dana Kemitraan PTFI yang dialokasikan sebesar dari 1% penghasilan PTFI sebelum dipotong pajak dan kewajiban lainnya. Dua tahun kemudian pada bulan Agustus 1998, Masa transisi dan reposisi lembaga, di mana seluruh program yang dilakukan PWT2 dihentikan.

Baca selengkapnya ...

HUBUNGI KAMI :
Kantor Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso (Eks Incubator PTFI) Timika,
Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321521, 322450, 3217563.
Faks : 0901 – 321933, 323505.
Kantor Urusan Program :
Jalan Ahmad Yani, No. 68 A. Timika, Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321817, 322888.
Faks: 0901 – 323318.
Website : www.lpmak.org
Facebook : lpmak
Twitter : @lpmak_
Website: lpmak.org
Peta Lokasi