Peserta Beasiswa Ditantang Berkreasi

LPMAK Timika – Papua | 05 September 2018


Sekretaris Eksekutif LPMAK, Abraham Timang mengatakan para peserta beasiswa tanggungan LPMAK yang tersebar di Indonesia lebih mampu berkreasi dan menyelesaikan pendidikanya tepat waktu.

Pesan tersebut disampaikan dalam kesempatan kunjungan kerja dan monitoring Badan Musyawarah (BM) dan Badan Pengurus (BP) LPMAK ke Kota Studi Manado, belum lama ini.

“Pesan utama, baik dari orangtua maupun pengurus lembaga itu sama, yaitu peserta beasiswa (LPMAK) ini berkreasi dalam belajar dan selesai tepat waktu!” kata Abraham Timang di Aula Getsemani Manado Sulawesi Utara.

Peserta beasiswa dan para orangtua wali mitra yang hadir, diantaranya SMP dan SMA Lokon, Univeristas Katolik Dela Salle, Universitas Negeri Samratulangi Manado.

Lanjutnya, biaya pendidikan dan akomodasi ditanggung oleh LPMAK. Bukan berarti, para orangtua memiliki cukup uang untuk berkunjung ke kota studi. Tidak mungkin juga orangtua datangi untuk memberikan nasehat. “Kami ini mewakili orangtua, dan memberikan nasehat, sekaligus melihat perkembangan anak-anak, juga berkomunikasi dengan mitra pengelola, sejauh mana prestasi dan kemajuan akademik serta potensi ekstra anak-anak?” ujarnya.

Anggota BM Perwakilan Suku Kamoro, Dominikus Mitoro mengatakan kesempatan tersebut peluang bagi generasi Papua, terutama asal Suku Kamoro dan Amungme. “Baca tulis, berhitung tak hanya dalam bahasa Indonesia. Dunia (kemajuan) terus berkembang. Di Papua ada perusahaan China, Amerika dan lain-lain. Apakah kalian bisa menulis, membaca atau menghitung dalam bahasa Mandarin?” tegasnya menantang.

Ketua BP LPMAK, Yohanes Deikme mengatakan perkembangan tersebut dapat juga dilihat dari lingkungan sosial, pendidikan dan kemauan tiap peserta. “Kalau memiliki niat dan keinginan yang tinggi, maka impian itu dapat diraih!” kesannya.

Setidaknya, menjadi peserta beasiswa LPMAK merupakan salah satu kesempatan, serta berkomitmen untuk mencapai cita-cita. “Kalau kalian tidak serius, tidak berkreasi tapi main-main banyak, maka komitmen tepat waktu dan berprestasi bisa terancam, diputus bila tak mampu mengikuti pedoman dan aturan beasiswa LPMAK!” tambah Vebian Magal, Wakil Sekretaris Eksekutif LPMAK Bidang Pendidikan dan Kesehatan LPMAK. (willem bobi)



Radio Online LPMAK
Media Sosial Kami
Twitter LPMAK

LPMAK Fanpage

SEJARAH KAMI

Pemerintah Provinsi Irian Jaya dan PT Freeport Indonesia (PTFI) pada bulan April 1996, memprakarsai suatu rencana pembangunan di kawasan operasi perusahan dengan sasaran utama pada sejumlah Kampung asli Amungme dan Kamoro di seputar kota Timika.

Rencana tersebut tidak berjalan mulus, hingga terbentuklah Program Pengembangan Masyarakat Timika Terpadu (PWT2) yang cakupannya lebih luas meliputi warga suku Amungme dan suku Kamoro serta kekerabatan lima suku yang berdomisili di Mimika.

Lembaga PWT2 telah mengelola Dana Kemitraan PTFI yang dialokasikan sebesar dari 1% penghasilan PTFI sebelum dipotong pajak dan kewajiban lainnya. Dua tahun kemudian pada bulan Agustus 1998, Masa transisi dan reposisi lembaga, di mana seluruh program yang dilakukan PWT2 dihentikan.

Baca selengkapnya ...

HUBUNGI KAMI :
Kantor Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso (Eks Incubator PTFI) Timika,
Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321521, 322450, 3217563.
Faks : 0901 – 321933, 323505.
Kantor Urusan Program :
Jalan Ahmad Yani, No. 68 A. Timika, Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321817, 322888.
Faks: 0901 – 323318.
Website : www.lpmak.org
Facebook : lpmak
Twitter : @lpmak_
Website: lpmak.org
Peta Lokasi