RPM Idol: Apresiasi LPMAK pada Bakat Muda-Mudi Mimika

LPMAK Timika – Papua | 22 November 2018
Juara RPM Idol 2017 foto bersama usai menerima hadiah. Jemis M. Muskitta/LPMAK


Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) sangat mengapresiasi kegiatan kreatifitas yang dilaksanakan oleh Radio Publik Mimika melalui RPM Idol 2018. Ajang pencarian bakat ini, menurut Sekretaris Eksekutif LPMAK Abraham Timang, merupakan wadah yang sangat baik untuk mengasah bakat masyarakat, sekaligus hiburan bagi yang menonton. Abraham juga berharap, ajang ini bisa mendapat perhatian dari Pemkab Mimika melalui dinas terkait. Sehingga tercipta kerjasama untuk melakukan kegiatan serupa.

“Ini sebagai awal yang akan dilakukan LPMAK. Sehingga sama-sama pemerintah juga melihat ini yang baik, karena ini aset. Apalagi ada bakat masyarakat di sini, hanya saja tidak ada wadah untuk menampilkan. Sehingga mereka yang ikut RPM Idol ini, bisa diperhatikan juga oleh Pemerintah melalui Dinas seni budaya mungkin,” kata Abraham di Komplek MPCC LPMAK.

Lebih lanjut, Abraham menilai, penentuan lagu asli Amungme dan Kamoro pada tahap grandfinal merupakan keputusan yang tepat dari panitia RPM Idol. Abraham berharap, para peserta punya rasa memiliki terhadap budaya asli Mimika, salah satunya melalui lagu asli Amungme dan Kamoro.

Ia pun berharap, pelaksanaan RPM Idol dapat berkontribusi positif untuk mengasah bakat dan kreatfiitas anak-anak Mimika. Abraham pun menegaskan, LPMAK akan berkontribusi lebih banyak lagi ke depan, melalui ajang-ajang kreatifitas.

Pelaksanaan Audisi RPM Idol pada 25 Agustus 2018, diikuti oleh 72 peserta, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Sekretaris Eksekutif Pendukung Christian Ukago. Audisi berlangsung dari Pukul 10.00 pagi hingga Pukul 17.00 sore Waktu Indonesia Timur.

Sementara itu, melalui penilaian tiga juri profesional, yakni Thomas Mutaweyau sebagai Ketua Tim Juri, serta Florentina Leisubun dan Lumongga Gultom sebagai anggota Juri, maka dipilih 20 peserta terbaik yang masuk pada babak 20 besar .

“Antusias peserta RPM Idol sangat tinggi dalam mengikuti audisi. Tentunya 20 peserta nilai tertinggi akan maju ke babak berikutnya,” kata Thomas di sela-sela Audisi RPM Idol.

Adapun dari segi penilaian pada audisi, Juri menilai empat poin besar yaitu Interpretasi lagu, teknik vokal, materi suara, dan penampilan. Thomas menegaskan, keempat poin ini menjadi kunci utama dalam penilian panitia.

20 Besar dan Grand Final

Penyelenggaraan Babak 20 besar RPM Idol dilakukan pada Senin 27 Agustus 2018 di Gedung MPCC LPMAK. Acara tersebut berlangsung sejak Pukul 16.00 WIT sampai Pukul 20.00 WIT.  Para Juri pun telah menentukan 10 orang peserta yang lolos ke GrandFinal.

Ketua Tim Juri RPM Idol 2018 Thomas Mutaweyau sangat mengapresiasi para peserta yang menghargai dan menghormati keputusan juri. Para peserta yang akan menyanyikan lagu pilihan berbahasa Amungme dan Kamoro pun diwajibkan untuk mencari informasi, terkait arti dan makna dari lagu yang dinyanyikan. Lagu-lagu Amungme dan Kamoro yang menjadi pilihan, yaitu Nau Na Nyaro dan Mozes Kilangin untuk Amungme, dan Tembagapura Aimate dan Airu Mimika untuk Kamoro.

“Kepada 10 peserta yang bertanding pada grandfinal, mereka harus mengetahui arti lagu amungme dan kamoro. Sehingga mereka harus mendekati para budayawan untuk mendapatkan informasi,” kata Thomas.

Kesepuluh peserta yang masuk pada grand final yaitu, Syeny Pattikayhatu, Thenny Awom, Laura Wamaer, Veronica Lesina Pakage, Delia Ester Zonggonau, Yanti Uamang, Sisilia Pontolondo, Ira Meirnalya Siraiy, Citra Kakiay, dan Paskalina Kosamah.

Keseruan audisi dan babak 20 besar RPM Idol 2018, tidak surut. Semangat kompetisi dari para peserta ditunjukkan lagi dan lagi pada saat Grand Final. Grand Final diadakan pada 31 Agustus 2018 di Gedung MPCC LPMAK pun berjalan sangat semarak. Antusias peserta, dan penonton sangat riuh dan semangat. Berjalan dengan lancar, semua peserta tampil dengan maksimal dan menghibur para penonton.

Untuk menentukan sang Idola Mimika, masyarakat harus mengirim sms dukungan atau voting. Hal ini tentunya tidak lepas dari dukungan PT Telkomsel cabang Timika.

Untuk itu keluar sebagai juara, yaitu Syeni Pattikayhatu dengan polling SMS tertinggi,yaitu 22,67%, disusul Ira M Sirait 21,22%, dan Sisilia Pontolondo 18,82%. Syeni pun berhak atas hadiah uang tunai Rp 5 juta, tiket Pulang-Pergi Timika-Jayapura bersama Garuda Indonesia, dan berbagai hadiah hiburan lainnya.

Tak ketinggalan, para penonton yang hadir pun disuguhi hiburan dari Band Lokal Timika, yaitu Kladi Band dan Timika Black Roots. Bahkan panitia pun menyiapkan doorprize yang menarik dan bisa dibawa pulang oleh penonton pada akhir Grand Final.

Wase Aset dan Infrastruktur Nur Ifah Karupukaro hadir bersama beberapa pejabat LPMAK lainya. Dalam penutupan Grand Final, Nur Ifah menyampaikan semangat mengasah bakat kepada seluruh peserta, dan mengapresiasi karya para panita RPM Idol 2018. Semoga ajang ini dapat berkelanjutan sebagai wadah untuk memunculkan talenta-talenta muda-mudi Mimika.

Apresiasi Dukungan

Sementara itu, Ketua Panita RPM Idol 2018 Christian Fadirubun bersyukur bahwa rangkaian RPM Idol 2018 berjalan lancar. Ia pun mengapresiasi kerjasama panitia, serta dukungan dari LPMAK, dan berbagai sponsor.

Panitia pun berterima kasih atas partisipasi para sponsor yang mendukung acara RPM Idol 2018 ini, yakni Terima kasih kepada PT Risky Rekatama Mandiri , PT Golden Cendana Wangi, PT Timikanta, PT Turangga Putra, Putra Immanuel Utama, PT Ben Oni Permai, PT Horeb Dimasa Meriba, PT Mimika Prodeo, Surya Kencana, Supoyono Tenda, Kenzo Song. Selanjutnya Diana Shopping Center, PT Garuda Indonesia , PT Aldy Nata Jaya,  CV Irians Indah, CV Blessing Indah Papua , CV Fernando , Mimika Grosir LPMAK, Hotel Horizon, Hotel Grand Mozza, PT Sultan Satu, CV Anugerah Utama, Fajar Utama Semesta dan PT Hasjrat Abadi yang telah mendukung jalannya acara ini. (Margye J Waisapy)



Radio Online LPMAK
Media Sosial Kami
Twitter LPMAK

LPMAK Fanpage

SEJARAH KAMI

Pemerintah Provinsi Irian Jaya dan PT Freeport Indonesia (PTFI) pada bulan April 1996, memprakarsai suatu rencana pembangunan di kawasan operasi perusahan dengan sasaran utama pada sejumlah Kampung asli Amungme dan Kamoro di seputar kota Timika.

Rencana tersebut tidak berjalan mulus, hingga terbentuklah Program Pengembangan Masyarakat Timika Terpadu (PWT2) yang cakupannya lebih luas meliputi warga suku Amungme dan suku Kamoro serta kekerabatan lima suku yang berdomisili di Mimika.

Lembaga PWT2 telah mengelola Dana Kemitraan PTFI yang dialokasikan sebesar dari 1% penghasilan PTFI sebelum dipotong pajak dan kewajiban lainnya. Dua tahun kemudian pada bulan Agustus 1998, Masa transisi dan reposisi lembaga, di mana seluruh program yang dilakukan PWT2 dihentikan.

Baca selengkapnya ...

HUBUNGI KAMI :
Kantor Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso (Eks Incubator PTFI) Timika,
Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321521, 322450, 3217563.
Faks : 0901 – 321933, 323505.
Kantor Urusan Program :
Jalan Ahmad Yani, No. 68 A. Timika, Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321817, 322888.
Faks: 0901 – 323318.
Website : www.lpmak.org
Facebook : lpmak
Twitter : @lpmak_
Website: lpmak.org
Peta Lokasi