LPMAK dan Pemda Mimika Teken MoU

LPMAK Timika – Papua | 11 June 2019
Bupati Mimika Eltinus Omaleng bersama dengan Ketua Badan Pengurus LPMAK, Robert Waropea pose bersama usai penandatangan MoU di Pendopo Rumah Negara Jumat (11/1). (ist/harian papua)


LEMBAGA Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK)  sejak 2018 lalu sudah mengajukan kerjasama den-an Pemerintah Kabupaten Mimika. Namun adanya kendala waktu, se-hingga kerjasama tersebut baru bisa diwujudkan pada awal 2019.

Sekretaris Eksekutif LPMAK Abraham Timang menjelaskan, hal tersebut bukanlah sesuatu yang perlu dipertanyakan atau dipersoalkan. Karena yang terpenting bagi lembaga dan pemerintah daerah adalah kerjasama ini bisa berdampak bagi kesejahteraan dan kemandirian masyarakat asli Mimika.

“Niat baik itu bisa dilakukan, bisa tandatangan MoU. Soal mengapa baru sekarang ini persoalan waktu, dan tingkat koordinasi yang jadi kendala. Dan tahun ini tingkat komunikasi bisa jalan sehingga MoU bisa dibuat,” ujar Abraham di Timika pada Senin (14/1)

Lebih lanjut Abraham mengungkapkan, keduabelah pihak bersepakat bahwa implementasi dari turunan kerjasama harus selesai pada akhir Februari nanti. Untuk itu Abraham menegaskan, dari internal LPMAK sendiri sudah mulai bergerak untuk menyusun setiap hal yang difokuskan dalam kerjasama yang ada.

Aktif Koordinasi
Sekretaris Eksekutif LPMAK Abraham Timang mengingatkan para kepala bagian, kepala biro, dan wakil sekretaris eksekutif agar aktif berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah Pemda Mimika. Untuk menyusun rumusan Perjanjian Kerjasama yang lebih konkrit sehingga program pengembangan masyarakat oleh kedua belah pihak pada 2019 ini, bisa berjalan dengan lancar.

“Harus ada koordinasi dengan Pemda, untuk membuat rumusan Perjanjian Kerjasama. Supaya tidak ada tumpang tindih layanan di lapangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Abraham mengungkapkan, tentu bukan hanya tiga program prioritas yang bisa dikerjakan dalam perjanjian kerjasama LPMAK dan Pemda Mimika. Menurutnya LPMAK juga akan berkoordinasi dengan Dinas  Tenaga Kerja dan Transmigrasi terkait mahasiswa penerima beasiswa LPMAK yang telah lulus, bisa mendapatkan kesempatan bekerja di Mimika.

“Ini akan saya ajukan dengan Disnaker. Agar anak-anak penerimaan beasiswa LPMAK ini tidak menganggur, mereka bisa mendapat lapangan kerja,” tutur Abraham.

Abraham pun berharap, semua bidang pengembangan masyarakat yang bisa dikerjakan bersama antara LPMAK dan Pemda harus digencarkan. Sehingga masyarakat penerima manfaat bisa semakin meluas. (margye j waisapy)



Radio Online LPMAK
Media Sosial Kami
Twitter LPMAK

LPMAK Fanpage

SEJARAH KAMI

Pemerintah Provinsi Irian Jaya dan PT Freeport Indonesia (PTFI) pada bulan April 1996, memprakarsai suatu rencana pembangunan di kawasan operasi perusahan dengan sasaran utama pada sejumlah Kampung asli Amungme dan Kamoro di seputar kota Timika.

Rencana tersebut tidak berjalan mulus, hingga terbentuklah Program Pengembangan Masyarakat Timika Terpadu (PWT2) yang cakupannya lebih luas meliputi warga suku Amungme dan suku Kamoro serta kekerabatan lima suku yang berdomisili di Mimika.

Lembaga PWT2 telah mengelola Dana Kemitraan PTFI yang dialokasikan sebesar dari 1% penghasilan PTFI sebelum dipotong pajak dan kewajiban lainnya. Dua tahun kemudian pada bulan Agustus 1998, Masa transisi dan reposisi lembaga, di mana seluruh program yang dilakukan PWT2 dihentikan.

Baca selengkapnya ...

HUBUNGI KAMI :
Kantor Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso (Eks Incubator PTFI) Timika,
Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321521, 322450, 3217563.
Faks : 0901 – 321933, 323505.
Kantor Urusan Program :
Jalan Ahmad Yani, No. 68 A. Timika, Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321817, 322888.
Faks: 0901 – 323318.
Website : www.lpmak.org
Facebook : lpmak
Twitter : @lpmak_
Website: lpmak.org
Peta Lokasi