Tim Transisi LPMAK Tetapkan Empat Orang Badan Pengurus YPMAK

LPMAK Timika – Papua | 28 November 2019
Tim Transisi LPMAK saat mengumumkan Badan Pengurus YPMAK. (Foto Dok Seputar Papua)


TIMIKA | Setelah melalui proses seleksi yang hampir memakan waktu lima bulan, akhirnya Tim Transisi Bidang Pembentukan Yayasan Baru (TTBPYB) yang berjumlah 25 orang, pada Jumat (22/11) menetapkan empat orang Badan Pengurus Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).

Empat orang yang terpilih sebagai Badan Pengurus YPMAK, yakni Vebian Magal terpilih sebagai Direktur YPMAK, Nur Ifa Karupukaro sebagai Wakil Direktur Perencanaan Program, Yohan Olievier Wambrauw sebagai Wakil Direktur Pemantauan dan Evaluasi Program, dan Johanna Julianan Saidui sebagai Sekretaris.

Empat orang yang ditetapkan sebagai Badan Pengurus YPMAK, akan bekerja untuk masa bakti 2019-2024.

“Proses seleksi, melalui mekanisme dan dilaksanakan sesuai aturan. Dimana dilakukan secara terbuka dengan menayangkan iklan di media, dilakukan pemilihan secara terbuka, voting, musyawarah dan mufakat. Sehingga terpilhlah empat orang Badan Pengurus YPMAK,” kata Pjs TTBPYB, Emanuel Kemong kepada wartawan di Hotel Horison Ultima Timika, Jumat (22/11).

Sementara itu, Kuasa Hukum TTBPYB, Eus Berkasa menambahkan, dalam proses seleksi ini selaku kuasa hukum pihaknya melakukan pengawalan dan memastikan proses ini berjalan dengan baik dan benar.

“Proses ini sendiri sudah berjalan beberapa bulan, mulai dari pengumuman membuka lowongan kerja sampai kepada proses seleksi. Dan yang mendaftar hampir 100 orang,” katanya.

Ia menjelaskan, proses seleksi ini melalui beberapa tahapan, mulai seleksi administrasi dengan sistim gugur. Kemudian dilanjutkan dengan tes lisan dan tertulis.

Selanjutnya dilakukan psikotes, kemudian wawancara mendalam, dan tes kesehatan atau medical chekup. Dari beberapa tahapan seleksi tersebut, maka didapatkanlah delapan orang kandidat, baik sebagai direktur, wakil direktur, maupun sekretaris.

“Hari ini dilakukan penetapan dan terpilihlah satu orang direktur, satu orang wakil direktur bidang perencanaan dan program, satu orang wakil direktur bidang pemantauan dan evaluasi, serta satu orang sekretaris. Dan kami pastikan, proses dilakukan secara professional, kredibel dan transparan,” jelasnya.

Ia menyampaikan, setelah penetapan ini, pihaknya akan mendaftarkannya ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), untuk mendapatkan pengesehan. Sehingga para pengurus terpilih bisa bekerja tahun ini.

“Kami mengajak seluruh pihak dan komponen masyarakat, khususnya Amungme dan Kamoro untuk bergandengan tangan memberikan dukungan kepada para pengurus,” tuturnya.

Perubahan LPMAK Jadi YPMAK Merupakan Langkah Baru

Menyangkut dengan keinginan dari pihak Lembaga Musyawarah Adat Masyarakat Kamoro (Lemasko), Emanuel Kemong mengatakan, memang disadari membutuhkan perhatian bersama dan ingin memimpin lembaga ini. Karenanya di dalam proses ini, pihaknya juga melibatkan pihak dari Lemasko.

“Intinya hari ini kami mau ubah tradisi-tradisi lama di LPMAK. Dimana kami mau mencoba menata kedepan. Jadi sebuah yayasan, ini merupakan langkah baru dan proses pemilihan ini dilakukan melalui mekanisme, mulai dari seleksi, pemilihan, dan lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, intinya pihaknya menginginkan adanya sebuah proses pembelajaran, yang mengikuti irama dan berlaku secara umum, yakni mengikuti proses pemilihan secara umum.

“Mudah-mudahan tahun depan, saudara-sudara kami dari Kamoro bisa mengikuti seleksi yang sama. Dan terpilih memimpin yayasan ini kedepannya,” ujarnya. (*)

Artikel ini dikutip dari :

https://seputarpapua.com/view/9447-tim_transisi_lpmak_tetapkan_empat_orang_badan_pengurus_ypmak.html



Radio Online LPMAK
Media Sosial Kami
Twitter LPMAK

LPMAK Fanpage

SEJARAH KAMI

Pemerintah Provinsi Irian Jaya dan PT Freeport Indonesia (PTFI) pada bulan April 1996, memprakarsai suatu rencana pembangunan di kawasan operasi perusahan dengan sasaran utama pada sejumlah Kampung asli Amungme dan Kamoro di seputar kota Timika.

Rencana tersebut tidak berjalan mulus, hingga terbentuklah Program Pengembangan Masyarakat Timika Terpadu (PWT2) yang cakupannya lebih luas meliputi warga suku Amungme dan suku Kamoro serta kekerabatan lima suku yang berdomisili di Mimika.

Lembaga PWT2 telah mengelola Dana Kemitraan PTFI yang dialokasikan sebesar dari 1% penghasilan PTFI sebelum dipotong pajak dan kewajiban lainnya. Dua tahun kemudian pada bulan Agustus 1998, Masa transisi dan reposisi lembaga, di mana seluruh program yang dilakukan PWT2 dihentikan.

Baca selengkapnya ...

HUBUNGI KAMI :
Kantor Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso (Eks Incubator PTFI) Timika,
Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321521, 322450, 3217563.
Faks : 0901 – 321933, 323505.
Kantor Urusan Program :
Jalan Ahmad Yani, No. 68 A. Timika, Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321817, 322888.
Faks: 0901 – 323318.
Website : www.lpmak.org
Facebook : lpmak
Twitter : @lpmak_
Website: lpmak.org
Peta Lokasi